Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita G30S/PKI Menurut Versinya

Pembukaan

Pada kali ini saya akan memberikan salinan tweet thread atau urutan tweet dari akun Twitter @TweetSrip_ tentang Cerita G30S/PKI Menurut Versinya .

Berikut kicauannya ;

 Tiap orang didorong oleh kepentingan politiknya masing-masing begitu pula Soeharto yang memanfaatkan peristiwa G30S-PKI

(Keabu-abuan Supersemar)


Cerita G30S/PKI Menurut Versinya


Curiga hal yang wajar karena peristiwa ini memang masih abu abu adanya


Tapi dengan menuduh Soeharto tanpa indikasi yang jelas sebagai dalang G30S-PKI benar benar tuduhan yang membabi buta.


Sebenarnya apa yang terjadi pada tahun 1965.


Kalau dipikir-pikir ya, kalau Presiden Sukarno wafat tahun 1965 karena sakit, nasib Indonesia ada dua.


Jadi rezim komunis, presidennya DN Aidit atau jadi rezim militer, presidennya Jenderal Ahmad Yani (bukan Soeharto).


Cerita G30S/PKI Menurut VersinyaCerita G30S/PKI Menurut Versinya


Perebutan kursi kekuasaan pada waktu itu memang sangat berdarah2, tetapi pada akhirnya takdir berkata lain


Dan apakah cerita yg disebutkan oleh film G30S/PKI yg dibilang2 propaganda orba itu benar adanya??


Cerita G30S/PKI Menurut Versinya


Film Pengkhianatan G30S/PKI itu baru satu versi. 

Data terbaru adalah dokumen resmi CIA yang dibuka tahun 2015 yang menjahit semua cerita ini jadi utuh:


Arsip

Berikut arsip-arsipnya :

Sisi Orde Baru (Nugroho Notosusanto): penjahatnya PKI



Sisi Cornell Paper (Ben Anderson & Ruth McVey): penjahatnya angkatan darat

https://academia.edu/38060762/A_Preliminary_Analysis_of_the_October_1_1965_Coup_in_Indonesia_B 


Sisi Sukarno (Kumparan): penjahatnya PKI, Amerika dan oknum angkatan darat

https://kumparan.com/kumparannews/pidato-pelengkap-nawaksara-presiden-sukarno-tentang-g30s-pki/full


Sisi Brigjen Supardjo dan Sjam (dari lampiran di buku John Roosa)

https://sejarahsosial.org/issi_pdf/DalihPembunuhanMassal.pdf 


Sisi Aidit, keluarga Aidit, eksekutor Aidit dan anak-anak Pahlawan Revolusi (Tempo): yuk kita rekonsiliasi

https://rowlandpasaribu.files.wordpress.com/2013/09/aidit-dua-wajah-dipa-nusantara.pdf


Sisi CIA (sumber: detikcom dan dok CIA):

https://detik.com/tag/cia-pantau-pki/ 


https://cia.gov/library/center-for-the-study-of-intelligence/kent-csi/vol14no2/html/v14i2a02p_0001.htm 


https://nsarchive.gwu.edu/kedutaan-besar-mengikuti-berjalannya-pembunuhan-massal-di-indonesia-pada-tahun-1965 


Minimal kita tahu 6 sisi cerita itu deh biar paham duduk perkaranya.


Dari laporan CIA: President's Daily Brief, tahun 1960-an itu lagi puncak Perang Dingin. 


Global proxy war Amerika VS komunis Soviet-China, tapi numpang ributnya di negara berkembang. 


Korea jatuh, Vietnam jatuh dan Indonesia adalah selanjutnya. Berurut kayak kartu domino.


Cerita G30S/PKI Menurut Versinya



Di Indonesia saat itu ada persaingan 3 kekuatan: 


*Sukarno 

*PKI

*ABRI


PKI saat itu lagi di puncak kekuatan. Kalau tahun 1965 pemilu, pasti PKI menang. Kadernya ada 3,5 juta orang dan militan. Kalau bahasa sekarang, ghirohnya luar biasa.


Kebijakan reformasi agraria (bagi-bagi tanah) memicu konflik horizontal di daerah antara PKI dan umat Islam. 


Yang terkenal adalah Peristiwa Kanigoro di Kediri, 13 Januari 1965. Massa PKI menyerang masjid dan merusak Al Qur’an.


Cerita G30S/PKI Menurut Versinya


Di sisi lain ada ABRI 


ABRI pun pecah 4 kubu.:


1. Kubu netral, hidup jadi tentara aja kaya AL, sebagian AD dan AU


2. Kubu pro komunis macam Brigjen Supardjo dan Letkol Untung.


3.Kubu anti komunis yaitu AD gank Jenderal Ahmad Yani dan Pahlawan Revolusi lain


4. Kubu anti komunis yaitu AD gank Jenderal AH Nasution, anggotanya ada Soeharto dan para anak buahnya


Kubu Yani dan Kubu Nasution sebenarnya musuhan, tapi mereka punya satu musuh bersama yaitu PKI


Ketiga, ada Sukarno dengan posisi yang unik. 


Dia buffer yang menahan PKI dan Angkatan Darat tidak duel frontal. 


Sukarno pun jadi bisa berkuasa seumur hidup dengan memelihara permusuhan PKI dan Angkatan Darat.


Cerita G30S/PKI Menurut Versinya


Tapi antara Nasution dan Yani, Soekarno lebih condong ke Yani. Sukarno emang nggak suka Nasution, karena pernah ancam dia pakai meriam tank dalam peristiwa 17 Oktober 1952.


Cerita G30S/PKI Menurut Versinya


Sehingga kalau Sukarno wafat, titik keseimbangan ini hancur. Sukarno nggak punya Wapres waktu itu. Pergantian presiden pun akan jadi ajang PKI dan Angkatan Darat adu kekuatan. Aidit dan Yani akan bertarung terbuka.


Jadi siapa sebenarnya yg melakukan kudeta G30S


Ilmuwan politik dr Anderson, McVey, Crouch sampai Roosa, rata2 bilang G30S/PKI itu peristiwa rumit, terlalu byk aktor


PKI & AD sama2 punya niat berkuasa, sama2 mempersiapkan diri, yakin kalau kubu lawannya mw kudeta & saling memata2i


Dalam politik pasti setiap kubu mempunyai kawan politik dari luar negeri juga


Waktu itu PKI didukung China dan AD didukung Amerika.


Dalam teori politik, kudeta itu menggulingkan presiden atau raja. Tapi di Indonesia nggak jelas yg mau kudeta siapa.


PKI & AD sama2 ingin memukul lawan sambil mengaku membela Soekarno. 


Seperti 2 anak berebut warisan tapi bapaknya masih hidup.


Hingga akhirnya PKI memukul duluan.


Jelang G30S, Dari sisi PKI, ceritanya tampak simpel. Ada sekelompok jenderal kongkalikong sama Amerika dan mau menggulingkan Sukarno. Ini kabar dari hasil PKI menaruh agen di tubuh militer


Ditambah lagi Dokumen Gilchrist meyakinkan PKI ada Dewan Jenderal.


Padahal itu dokumen hoax dan PKI kemakan hoax itu


Jadi menurut PKI, para Dewan Jenderal ini harus ditangkap sebelum mereka mengkudeta Sukarno


Lalu mereka dihadapkan sebagai pengkhianat ke hadapan Soekarno menjelang HUT ABRI 5 Oktober.


Mereka habis karirnya dan PKI jadi pahlawan. Artinya ini membuka jalan Brigjen Suparjo ke pucuk pimpinan ABRI menyingkirkan Yani dan Nasution. DN Aidit pun mendapat golden ticket Presiden Kedua RI. Indah bukan?


Masalahnya, rencana itu cuma dibahas di Biro Khusus di dalam PKI. 


Cuma Aidit, Sjam dan beberapa saja yang tahu. Kader Kader PKI di daerah lain nggak tau apa-apa.


Isu Dewan Jenderal sebenarnya adalah, gaya maling teriak maling. PKI mengenai Angkatan Darat ada main sama Amerika.


Padahal PKI juga ada main sama China. Tapi ya begitu, bikin istilah apapun untuk mencurahkan kebencian. Muncullah istilah Dewan Jenderal.


Tapi apa benar AD ada main sama Amerika? 


Jawabannya, BENAR. Segepok dokumen CIA untuk Presiden Lyndon B Johnson menjadi bukti ada komunikasi aktif antara Amerika dan kubu AD untuk memerangi Komunis di Indonesia. Amerika menyebut para jenderal ini sebagai Brain Trust


Nah, kembali ke peristiwa G30S, di dalam film G30S PKI kejadian secara umum yg terjadi pada malam jahanam tersebut sama dan benar2 terjadi


Nah ada beberapa fakta lain yg harus disebutkan disini ;


Pertama, dokumen otopsi Pahlawan Revolusi sekarang sudah dibuka, di situ disebutkan Pahlawan Revolusi gugur ditembak dan ditusuk bayonet, bukan luka penyiksaan brutal seperti di dalam film. Penyiletan dan pencungkilan mata itu ditambahi oleh Orde Baru.


Kedua, posisi Tommy Soeharto yang misterius makin sering dibahas di masa Reformasi. Dia tidak di rumah, tapi di RSPAD dengan alibi Soeharto dirawat kesiram kuah panas (ya elah). Dan dia berkomunikasi beberapa kali dengan Latief, yang ikut menculik jenderal.


Ketiga, Istana Merdeka dikepung pasukan tapi kebetulan Sukarno tidak di sana. Sukarno lagi tidur di Wisma Yaso. Hampir saja pulang ke Istana Merdeka subuh-subuh, sebelum diminta ajudannya Maulwi Saelan belok ke rumah Haryati di Grogol, demi keselamatannya.


Keempat, dokumen CIA mengkonfirmasi ada jenderal ke-8 yang lolos dari penculikan. Dia adalah Asintel 1 KSAD Brigjen Ahmad Soekendro dari kubu Nasution. Di malam jahanam itu, dia lagi tugas perjalanan dinas ke China.


CIA dalam dokumennya bersyukur Sukendro lolos, karena selama ini tektokan Amerika dan AD


Sukendro adalah perwira intelijen paling jago selain Mayjen S Parman dan Letkol Ali Moertopo. Sukendro pegang semua rahasia. Karir militernya lalu dihabisi oleh Orde Baru


Kelima, John Roosa mencantumkan testimoni Brigjen Supardjo betapa penculikan jenderal itu adalah rencana paling kacau. 


Dari yang tadinya cuma menculik, menjadi membunuh. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Disuruh menculik kok nembak. Siapa yang kasih perintah membunuh?


Menurut Latief, yang memberikan perintah tersebut adalah Sjam yang memberi perintah kepada Dul Arief: tangkap jenderal hidup atau mati.


Keenam, dimanakah PKI secara institusi dalam proses penculikan jenderal? Nggak ada. Yang menculik jenderal itu tentara juga. 


Cakrabirawa bukan anggota PKI. Seperti kata Ben Anderson, ini konflik internal AD, tentara lawan tentara.


Penculikan jenderal ini adalah perwira pro komunis, melawan perwira anti komunis. Ada Sjam malam itu, tapi posisinya nggak jelas.


Setelah malam Jahanam tersebut berakhir, presiden Soekarno menyebut peristiwa tsb sbg Gestok (1 Oktober), ini indikasi kalau dia nggak tahu soal rencana penculikan 


Karena yang tahu, pasti bilangnya G30S atau Gestapu, yang artinya kegiatannya dimulai dari tanggal 30 September. Semua jenderal yang gugur adalah dari kubu Yani.


Sementara, jenderal dari kubu Nasution tetap hidup. Nasution patah kaki, Sukendro di luar negeri, Soeharto entah kenapa tidak masuk daftar penculikan


Kubu Nasution otomatis naik ke tampuk pimpinan ABRI untuk menumpas PKI. Dari situ dimulailah PKI ditumpas sampai ke akar-akarnya. Dokumen CIA mengakui Amerika memberikan bantuan ke pihak AD  berupa uang, logistik, komunikasi dan bahkan daftar nama orang PKI yang mesti diburu.


Korban jiwa disebutkan antara 500 ribu - 1,5 juta orang. Namun tulisan Howland untuk CIA menyebutkan korban sekitar 105 ribu orang. Ada perbedaan data antara CIA dan Orde Baru soal penangkapan Aidit. 


Catatan sejarah Orde Baru menyebutkan Aidit ditangkap tanggal 22 November 1965 di Solo. Ia ditembak mati oleh Danbrigif 4 Kodam Diponegoro Kolonel Yasir Hadibroto esok paginya. Sedangkan, dokumen CIA menyebutkan Aidit ditangkap 14 Oktober 1965


Ada selisih 1 bulan lamanya. Lalu, antara 14 Oktober - 22 November tepatnya pada 10 November, Aidit mengeluarkan semacam surat yang mengakui kekacauan G30S/PKI.


Kalau data CIA benar, apakah ini artinya Aidit sempat ditahan selama 1 bulan dan surat Aidit ditulis dalam masa penahanan?


Ya hanya dia dan Tuhan lah yg tahu.


Nah, yang jadi pertanyaan sejuta umat, "Kenapa pada malam itu itu Soeharto tidak diculik?"


Padahal Letkol Untung dan Latief itu dekat sama Soeharto, seniornya dari Kodam Diponegoro. Bahkan, Sjam juga kenal Soeharto. Semuanya gank anak-anak Yogyakarta sejak muda. Karena waktu itu di kubu AD yang pro komunis menganggap Soeharto ada di kubu netral dan minimal mereka tahu kalau Soeharto bukan di kubu Yani. 


Latief pun melapor ke Soeharto sebelum menculik jenderal, Latief bilang Soeharto tidak melarang. "Kebayang nggak gestur Soeharto gimana waktu itu? Iya, pasti senyum... "


Apakah Soeharto memanfaatkan PKI untuk menggusur kubu Yani? Entahlah, yang jelas Yani, Nasution, dan Soeharto pasti ingin menumpas PKI.


Kenapa G30S/PKI kacau dan berujung pembunuhan?

Brigjen Supardjo dalam testimoninya bilang, rencana penculikan ini kacau dan amatiran. Membunuh, padahal bukan rencana aslinya. Kok bisa penculikan oleh jenderal diurus Sjam yang sipil dan bahkan memberi perintah tangkap hidup atau mati. Kok bisa Brigjen Supardjo malam itu posisinya di bawah Letkol Untung.

Siapa Sjam?


Banyak pakar menulis Sjam adalah agen ganda. Dia adalah orang yang ditaruh PKI di AD, sekaligus orang yang ditaruh AD di dalam PKI. Brigjen Supardjo bilang Sjam punya kartu tentara


Kalau memang benar agen ganda, maka PKI sudah salah langkah sejak awal. Pada zaman itu, semua saling memata-matai. Loyalitas Sjam untuk Aidit, atau seorang jenderal di AD? 


Akhir nasib Sjam diperdebatkan. John Roosa yakin Sjam dieksekusi setelah lama dipenjara, pakar lain meragukannya.


Kesimpulannya


A. Pilihannya cuma PKI bubar atau Indonesia bubar


Suksesi Soekarno sudah pasti berdarah-darah, tinggal apakah korban jiwanya bisa diminimalisir atau tidak.

150 ribu, atau 500 ribu atau 1,5 juta orang tewas, itu adalah tragedi nasional. Itu nyawa manusia lho. Tapi gue yakin udah bener Soeharto membubarkan PKI sampai ke akarnya. 


Indonesia itu ada di dalam proxy war global USA VS Komunis. Setelah Korea pecah, Vietnam pecah, selanjutnya Indonesia terancam pecah.


What if, PKI menang, Aidit jadi presiden? Sudah pasti Indonesia akan jadi seperti Korea 


Kekuatan perang Amerika full force di Vietnam dan Guam


Kekuatan perang Inggris dan Australia full force di Australia Utara. Indonesia bisa jatuh dalam perang saudara besar-besaran.


Jawa jadi milik PKI, luar Jawa milik blok Barat. Tamat sudah NKRI pecah jadi dua negara. 


Korban jiwa bisa jutaan orang. Amerika cuma memberi 2 pilihan, jenderal-jenderal AD memberantas sendiri komunisme, atau Amerika yang turun langsung.


B. PKI nggak mungkin bangkit lagi di Indonesia


Kesimpulan kedua, PKI nggak mungkin bangkit lagi di Indonesia, Dunia sudah berubah jauh sekarang. Komunisme sudah tidak laku di dunia. Tinggal Korut yang masih komunis murni.


Bagaimana dengan China dengan PKC nya?


Aslinya China itu kapitalis banget sekarang lihat saja perusahaan seperti Alibaba, Huawei, Tencent, dll.


PKC itu cuma buat jaga hegemoni politik aja. Dunia itu sekarang perang kekuatan kapitalis, makanya disebut Trade War.


C. Hantu PKI sengaja dipelihara


Meski PKI nggak mungkin bangkit lagi, hantunya sengaja dipelihara oleh pihak lain.


Narasi hantu komunisme yang disebar sekarang adalah narasi  yang sama seperti tahun 1965, yang sudah kuno sekali.


Komunisme hari ini mestinya bahas hibrida ideologi kayak China yang juga menganut kapitalis, atau adaptasi komunisme dengan negeri muslim seperti Komunis Palestina.


Bukan dengan narasi-narasi Komunisme anti ulama lah, anti ideologi pancasila lah, itu gorengan nya sudah basi dr zaman orba.


D. Bahaya laten PKI yang sesungguhnya


Bahaya laten PKI yang sesungguhnya adalah gaya-gaya politik PKI zaman dulu yang ditiru oleh orang-orang zaman sekarang yaitu:


- Taktik maling teriak maling

- Sebelum ketahuan, tuduh pihak lain melakukan hal yang sama

- Sebar hoax dan fitnah

- Menciptakan julukan-julukan kebencian Kalau dulu PKI suka bilang, "Dasar antek nekolim!"


Percuma benci PKI, kalau meniru cara-caranya.


Film Pengkhianatan G30S/PKI mestinya ditonton bareng Jagal, Senyap dan The Year of Living Dangerously, biar pemahaman kita utuh. Makin kesini, makin banyak informasi baru soal PKI, ditonton aja semua biar semuanya paham.


Sebenarnya perlu juga ada rekonsiliasi antara keturunan PKI, keturunan tentara, keturunan ulama, dan laskar Islam


Kasian banyak yang gak bersalah dan yang gak ngerti apa2 jadi Korban


Udah damai, jangan ada dendam lagi


Badai sudah berlalu.


Penutup


Peristiwa G30S/PKI adalah drama elit berebut kuasa, di tengah ancaman perang dari Amerika. Banyak yang tewas, laki-laki, perempuan, ulama, santri, petani, buruh, guru, prajurit, jenderal, kepala desa dll.


Negeri ini terluka parah, tapi selamat dari periode paling mengerikan dalam Perang Dingin yang menghancurkan Korea, Vietnam dan banyak negara lain.


Referensi redaksi :

Tasrip, @TweetSrip_ . (2020, October 03). -A THREAD-Cerita G30S/PKI yang Sesungguhnya. Retrieved October 03, 2020, from https://twitter.com/TweetSrip_/status/1312300707668688896

Editor : Hikam Fajri

Hikam Fajri ®
Hikam Fajri ® Gue Hikam Fajri orangnye suka ngopi. Hehe... Jika ada pertanyaan, kritik, atau saran bisa langsung hubungin gue ke alamat Email [email protected]

Posting Komentar untuk "Cerita G30S/PKI Menurut Versinya"

Berlangganan via Email